Selasa, 26 Desember 2017

Mitos Makanan Ibu Hamil yang Berlaku di Beberapa Negara Asia

Focus Reza - Ibu hamil tampaknya tak bisa lepas dari yang namanya mitos. Tak hanya di Indonesia, ternyata di beberapa negara Asia juga memiliki mitos tentang ini. Salah satunya adalah mitos mengenai makanan. Apapun mitos yang beredar, pastikan makanan sehat ibu hamil yang sangat diperlukan janin selalu Anda dapatkan, ya!

Nah, bila di Indonesia ada banyak pantangan seperti dilarang makan nanas karena bisa membuat keguguran atau disarankan meminum minyak kelapa agar bayi tak berbau amis saat lahir, di beberapa negara Asia ini juga ada mitos pantangan serupa. Apa saja? Cek di bawah ini!


1. Jepang

Tahukah Anda bahwa para ibu hamil di Jepang dilarang mengonsumsi makanan pedas? Mereka berasalan makanan tersebut bisa membuat si kecil akan pemarah bila telah dilahirkan. Mitos ini lahir karena makanan pedas yang bersifat panas yang identik dengan aura marah atau aura tak menyenangkan. 

Sebagian besar masyarakat Jepang masih menjalankan mitos ini. Sebagian lagi malah menganggapnya angin lalu karena merasa tak ada hubungannya. Nah, menurut Anda, apakah anggapan tersebut bisa dikategorikan mitos atau nyata?

2. Tiongkok

Lain di Jepang, lain pula di Tiongkok. Wanita hamil di negara ini pantang untuk makan makanan laut terutama kepiting dan cumi-cumi. Alasan kenapa wanita di negara ini tak boleh makan kepiting karena mereka percaya bahwa si kecil yang dikandung nantinya akan tumbuh menjadi anak nakal serta memiliki lebih dari 10 jari di kedua tangannya bila telah lahir.

Sedangkan alasan kenapa mereka tak boleh memakan cumi-cumi adalah karena merasa merasa cumi-cumi bisa membuat rahim lengket. Serem juga, kan? Anda percaya dengan mitos dari negeri yang satu ini?  Boleh iya, boleh tidak karena sebenarnya makanan laut bisa dikategorikan sebagai makanan sehat ibu hamil.

3. India

Berbeda lagi dengan India. Bila di Indonesia ibu hamil boleh makan buah-buahan sepuas yang dimau asal bukan nanas dan durian, di negera ini terutama di wilayah Andrha Pradesh, ibu hamil dilarang mengonsumsi buah-buahan terlebih yang berwarna cerah seperti pepaya, labu kuning, jeruk dan lainnya.

Selain buah-buahan, mereka juga tak boleh makan makanan lainnya yang juga berwarna cerah. Mereka berasalan bahwa makanan yang berwarna cerah bisa membuat janin dalam perut panas. Nah, lain di wilayah Andrha Pradesh, lain lagi di wilayah Gujarat. Di tempat ini ibu hamil dilarang makan makanan yang berwarna putih.

Pantangan makanan ibu hamil tersebut dapat berupa susu, yoghurt, pisang dan lainnya. Alasannya sangat berbanding terbalik di wilayah Andrha Pradesh yakni mereka beranggapan bahwa makanan berwarna putih terlalu dingin untuk janin.

4. Korea

Lain lagi dengan negara berkembang satu ini. Kepercayaan yang berlaku di negeri ginseng ini mengharuskan wanita hamil untuk mengonsumsi sup rumput laut selama masa kehamilannya. Tak jelas apa alasannya sebenarnya, mereka hanya beranggapan bahwa sup rumput laut sangat bermanfaat bagi janin dan bisa menyehatkan.

Sebenarnya, rumput laut memang bagus untuk kesehatan seperti melancarkan pencernaan ibu hamil ataupun bukan ibu hamil serta mencegah beberapa penyakit. Namun, hubungannya dengan kesehatan janin masih belum terbukti.

Beberapa pantangan makanan ibu hamil memang kadang tak masuk akal. Tak hanya di Indonesia, tapi juga di negara lain bahkan negara maju seperti Jepang dan Korea. Anda boleh percaya atau tidak pada mitos tersebut. Tapi, sebaiknya Anda buktikan dulu kebenarannya baru memutuskan apakah mitosnya bisa dipercaya atau tidak.

Related Posts

0 komentar: