Jumat, 17 Mei 2019

Tips Memilih Premi Asuransi Jiwa yang Bagus

Focus Reza - Premi asuransi merupakan istilah yang digunakan untuk sejumlah uang yang akan dibayarkan oleh tertanggung atau pengguna asuransi pada pihak perusahaan asuransi. Dimana premi tersebut juga bisa digunakan sebagai imbalan jasa atau pengalihan resiko yang akan dapat diklaim sewaktu-waktu ketika pengguna asuransi membutuhkannya. Besaran premi yang dibayarkan setiap bulannya tentu saja berbeda dan bisa dibedakan dari berbagai hal. Misalnya saja mulai dari jenis asuransi yang dipilih akan mempunyai jumlah premi yang berbeda-beda. Untuk premi asuransi jiwa misalnya juga bisa dipilih dan mendapatkan jumlah yang tepat dengan pertimbangan sebagai berikut ini: 
 
premi asuransi jiwa
 

1. Menyesuaikan dengan kemampuan 

Tips pertama yang bisa digunakan ketika Anda akan memilih asuransi jiwa adalah dari tingkat kemampuan yang dimiliki. Karena setiap perusahaan menawarkan jumlah premi yang berbeda sehingga hal tersebut akan sangat memudahkan Anda untuk memilih asuransi jiwa yang akan digunakan. Kemampuan tersebut bisa diukur dari jumlah preminya apakah sesuai dengan kemampuan Anda atau tidak. Jangan memaksakan untuk mengambil premi yang besar karena mempunyai banyak fasilitas dan keuntungan yang ditawarkan apabila memang tidak sanggup untuk membayarnya. Karena hal tersebut tidak akan efektif sehingga memang lebih baik untuk memilih premi yang sesuai dengan kemampuan keuangan yang dimiliki. 
 

2. Memilih perusahaan asuransi yang tepat 

Tips selanjutnya yang bisa digunakan untuk memilih dan mendapatkan jumlah premi asuransi jiwa yang tepat adalah dari perusahaan asuransi. Ada banyak sekali pilihan perusahaan asuransi yang ada di Indonesia baik dari lokal maupun dari luar negeri. Salah satu perusahaan yang dapat dipilih adalah perusahaan Astra yang menawarkan banyak sekali pilihan asuransi jiwa yang berbeda. Premi yang ditawarkan untuk setiap asuransi jiwa dari asuransi Astra juga berbeda sehingga dapat dipilih menurut kemampuan keuangan Anda. 
 

3. Memperhatikan fitur asuransi 

Hal selanjutnya yang harus diperhatikan adalah dari fitur asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi yang telah dipilih. Dimana Anda bisa untuk memperhatikan harga premi yang harus dibayarkan dan juga fitur yang bisa dinikmati. Anda bisa untuk mengambil asuransi dengan premi yang besar tetapi juga perhatikan apakah asuransi tersebut mempunyai fitur terbaik yang Anda butuhkan. Sehingga tidak hanya membayar uang dalam jumlah besar tetapi juga sesuai dengan kebutuhan Anda. 
 

4. Memperhatikan polis asuransi 

Dan tips terakhir ketika akan memilih premi asuransi jiwa yang bagus adalah dari polis asuransi. Pilihlah polis asuransi yang benar ketika akan membeli asuransi. Oleh karena itulah ketika akan membeli asuransi penting untuk memperhatikan berbagai detail polis asuransi yang ditawarkan dengan jelas dan teliti. Sehingga nantinya tidak akan kerugian karena Anda tidak membaca polis asuransi dengan baik dan tergesa-gesa karena tergoda untuk membeli asuransi tersebut.

Rabu, 15 Mei 2019

5 Kesalahan yang Membuat Klaim Asuransi Kendaraan Ditolak

Focus Reza - Setiap perusahaan asuransi kendaraan memiliki ketentuan tersendiri dalam pengajuan klaim. Tidak semua klaim akan disetujui atau diterima oleh perusahaan. Ada beberapa klaim yang akan ditolak perusahaan karena tidak memenuhi ketentuan yang berlaku dan berikut ini beberapa kesalahan yang membuat klaim ditolak.  

asuransi kendaraan

1. Adanya Modifikasi pada Mobil 

Sebagian orang mungkin ingin memiliki mobil yang terlihat keren dan antimainstrem. Modifikasi pun menjadi pilihan bagi mereka untuk mewujudkan keinginannya. Hanya saja, ada berbagai aturan modifikasi mobil yang harus Anda perhatikan. Jadi, modifikasi mobil tidak boleh sembarangan dilakukan. 

Perlu Anda ketahui jika penambahan beberapa aksesori pada mobil dapat menghanguskan asuransi, khsusnya aksesori yang menguras aki. Untuk menghindari hal itu terjadi, Anda harus melaporkan setiap modifikasi perusahaan setelah beli asuransi mobil. Jadi, risiko klaim asuransi ditolak menjadi lebih kecil. 

2. Pengemudi Melakukan Pelanggaran Hukum 

Pihak asuransi tentunya tidak mau menanggung kesalahan yang diakibatkan oleh pelanggar hukum. Pengemudi yang ugal-ugalan, parkir di sembarang tempat, mabuk saat mengendara, melanggar lalu lintas, tidak memiliki SIM atau lainnya maka jika terjadi kecelakaan, pihak asuransi tidak akan menerima klaim yang diajukan. 

Oleh karena itu, pastikan jika pengemudi mobil Anda berada dalam kondisi sadar dan memiliki ketaatan terhadap lalu lintas. Selain meningkatkan risiko kecelakaan, melanggar lalu lintas juga dapat berisiko pada klaim asuransi yang tidak akan diterima. Pada akhirnya, Anda akan mendapatkan kerugian berkali-kali lipat. 

3. Telah Melewati Batas Waktu 

Asuransi mobil biasanya memiliki batas waktu klaim yang cukup singkat dan terbatas, yaitu 1x24 jam hingga 3x24 jam. Apabila klaim Anda ajukan setelah melewati batas yang telah ditetapkan oleh pihak asuransi, maka klaim Anda akan ditolak. Oleh karena itu, klaim asuransi mobil tidak boleh Anda tunda-tunda. 

Apabila telah terjadi kerusakan pada mobil, pastikan Anda langsung melapor dan mengajukan klaim atas kerusahan tersebut. Dengan demikian, peluang agar klaim diterima menjadi lebih besar. Anda harus segera mengurus berbagai dokumen yang dibutuhkan sehingga klaim asuransi tidak melebihi batas waktu yang ditentukan. 

4. Kecelakaan Akibat Kelebihan Muatan 

Setiap mobil memiliki kapasitas yang berbeda-beda. Muatan yang melebihi ketentuan kapasitas mobil dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Apabila kecelakaan diakibatkan oleh kelebihan muatan, maka klaim asuransi yang Anda ajukan kemungkinan akan ditolak karena ini merupakan kesalahan dari pengemudi. 

Jadi, jangan menyalahkan pihak asuransi terlebih dahulu apabila klaim Anda ditolak. Apabila Anda melanggar ketentuan yang ada, pastinya asuransi enggan untuk menanggung kerusakan yang terjadi pada kendaraan Anda. Oleh karena itu, pastikan Anda melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman sesuai ketentuan. 

5. Kerusakan Terjadi Merupakan Kerusakan Awal sebelum Beli Asuransi 

Pendaftaran asuransi mungkin dilakukan setelah kita menggunakan mobil dalam jangka waktu tertentu dan bisa saja telah terjadi kerusakan sebelum kita sempat mendaftarkan asuransi. Itulah mengapa ketika melakukan pendaftaran, mobil kita akan dicek terlebih dulu kondisinya sehingga diketahui kerusakan yang telah terjadi. 

Misalnya saja, bagian depan mobil penyok sebelum beli asuransi mobil. Kemudian setelah memiliki asuransi, pohon menerjang mobil Anda dan Anda mengajukan kerusakan pada bagian depan mobil yang penyok. Klaim ini pasti akan ditolak karena kerusakan tersebut terjadi sebelum Anda memiliki asuransi.  

Demikian informasi mengenai kesalahan yang menyebabkan klaim asuransi kendaraan ditolak. Kita seharusnya bisa lebih cermat dalam mengajukan klain asuransi. Proses klaim yang mudah tentunya menjadi keinginan bagi setiap pemilik asuransi. Anda bisa mendapatkan keuntungan tersebut dari msigonline.co.id.