Jumat, 12 Juli 2019

Jual Jas Hujan: Inilah Beberapa Bahan yang Biasa Digunakan dalam Pembuatan Jas Hujan

Focus Reza - Di musim penghujan, kondisi cuaca sering sekali mengalami perubahan. Mengingat aktivitas yang terus berlanjut meskipun hujan datang, pastinya perlu persiapan sejak dini, terutama untuk mereka yang memiliki aktivitas di luar ruangan. Bagi pengendara motor, jas hujan menjadi salah satu perlengkapan yang harus dipersiapkan di kala musim hujan tiba. Jas hujan nantinya akan melindungi tubuh dari terpaan air hujan. Dengan memakai jas hujan bisa meminimalkan air yang mengenai tubuh dan pakaian. Untuk mendapatkan perlengkapan jas hujan ini terbilang cukup mudah. Banyak sekali kita jumpai di jalanan, toko-toko, maupun toko online yang jual jas hujan.  

Dalam membeli jas hujan, bahan menjadi salah satu pertimbangan dalam memilihnya. Hal ini lantaran bahan jas hujan turut mempengaruhi keawetan serta kemampuannya saat digunakan. Masing-masing bahan jas hujan tersebut juga memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri, sehingga Anda perlu mengetahuinya agar dalam memilih jas hujan bisa mendapatkan yang benar-benar terbaik. Nah, berikut ini bahan-bahan yang sering digunakan dalam pembuatan jas hujan, yaitu:

jual jas hujan


1. Bahan plastik.

Jas hujan yang terbuat dari bahan plastik terbilang sangat murah untuk didapatkan. Hal ini dikarenakan jas hujan dari bahan ini sangat rentan mengalami rusak atau robek. Penggunaan jas hujan ini pun biasanya hanya untuk kondisi darurat dan dalam waktu beberapa kali saja. Saat kondisi masih baru, jas hujan berbahan plastik memang mampu melindungi dari air hujan. Namun karena mudah rusak dan robek, kurang pas jika digunakan dalam jangka waktu lama.

2. Bahan PVC (Polymer of Vinyl Chloride).

Bahan yang satu ini banyak kita temui dari berbagai tempat jual jas hujan. Bahan PVC memiliki sifat lebih ringan, tidak terlalu tebal, serta sejuk ketika digunakan. Sayangnya bahan PVC memiliki kekurangan mudah sobek jika tersangkut sesuatu. Namun bahan ini memiliki pori-pori yang rapat sehingga saat digunakan mampu menghalau air hujan yang ingin masuk.

3. Bahan parasut.

bahan parasut memiliki sifat anti air jika dibandingkan dengan bahan PVC. Bahan parasut juga terbilang lebih ringan dan halus, namun lebih tebal juga sehingga saat dilipat masih terlihat besar dan memakan ruang saat disimpan pada bagasi motor.

4. Bahan nylon.

Jas hujan dari bahan nylon campuran merupakan yang paling cocok digunakan di Indonesia. Hal ini lantaran jas hujan berbahan nylon sudah ditambahi dengan pelapis di bagian dalamnya. Sehingga saat dikenakan tidak terlalu panas. Pembuatan jas hujan berbahan nylon biasanya menggunakan kombinasi antara teknik jahit dan teknik pressing.

5. Bahan karet.

Terakhir bahan jas hujan yang bisa Anda temukan di tempat jual jas hujan adalah bahan semi karet dan full karet. Untuk bahan semi karet memiliki karakteristik yang lentur, tidak terlalu tebal, dan cukup panas ketika digunakan. Untuk pemakaian jangka panjang, kelenturannya ini akan semakin berkurang sehingga lebih mudah sobek.

Related Posts

1 komentar:

  1. artikel yang bagus, jangan lupa mampir untuk bermain
    Judi Online Lotere KENO Opus Gaming
    Pilihan permainan tebak angka dengan berbagai pilihan odds menarik secara LIVE

    BalasHapus