Minggu, 31 Mei 2020

Pengertian dan Fungsi Timbangan Digital Yang Harus Kalian Ketahui

Focus Reza - Neraca digital alias timbangan digital merupakan sebuah alat yang kerap digunakan untuk kegiatan laboratorium, yang berfungsi untuk menimbang bahan yang hendak di uji. Bukan hanya itu saja, alat yang satu ini juga bisa digunakan untuk mengukur berat dan cara kalkulasi fecare otomatis harganya dengan harga dasar satuan banyak kurang.  

Adapun mengenai cara kerja timbangan elektrik tersebut yang bisa mengeluarkan label, dan ada juga yang hanya timbul ditampilkan pada layar LCD-nya. Sejatinya, sebagian besar masyarakat kita mengenal timbangan digital ini sebagai alat ukur untuk satuan berat. Ya, ketimbang timbangan pada jaman dulu, yang masih menggunakan neraca analog atau manual, diantaranya neraca digital yang lebih efektif dan akurat. Dengan begitu, kita tidak perlu repot-repot lagi untuk mengatur beban seperti neraca tradisional yang sering kita jumpai di pasaran. Lantas, bagaimanakah cara penggunaannya? Nah, untuk mengetahui lebih jelasnya lagi, mari sama-sama kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini. 


Penggunaan Timbangan Digital 

timbangan digital

* Pengontrolan Timbangan Digital 

Timbangan akan dikontrol dengan menggunakan anak timbangan yang sudah terpasang, atau dengan dua anak timbangan eksternal seperti 10 g dan 100 g. Timbangan tigital tersebut harus menunggu waktu sekitar 30 menitan untuk mengatur temperaturnya. Apabila menggunakan timbangan yang sangat sensitive, maka hanya bisa bekerja pada batas temperature yang ditetapkan.  

Timbangan harus terhindar dari gerakan atau angin sebelum menimbang angka nol harus di cek, dan bila perlu lakukan koreksi. Pasalnya, penyimpanan berat akan di catat pada lembar / kartu control, dimana pada lembar tersebut tercatat juga beberapa kali timbangannya harus di cek. Dengan kata lain, jika timbangannya tidak bisa digunakan sama sekali, maka timbangan tersebut harus diperbaiki oleh ahlinya.  

* Penanganan Timbangan Digital 

Kedudukan timbangan harus disesuaikan atau diatur dengan sekrup, yang harus tepat horizontal dengan spirit level (waterpass) jika sewaktu-waktu timbangannya bergerak. Maka dari itu, sangat dianjurkan bagi para penggunanya untuk selalu mengecek. Apabula menggunakan timbangan digital, maka kita membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk mengatur temperature. Jika memakai timbangan yang lebih sensitive, tentunya kita hanya bisa bekerja pada batas temperature yang ditentukan saja.  

Seperti yang sudah disebutkan pada ulasan diatas tadi, bahwa timbangan harus terhindar dari gerakan (angin) sebelum menimbang mulai dari angka nol. sehingga harus dilakukan pengecekan ulang kembali. Sejatinya, setiap orang yang menggunakan timbangan harus merawatnya dengan benar, sehingga timbangan tersebut tetap bersih dan terawat. Jika tidak dilakukan perawatan dengan baik, pastinya timbangan ini tidak akan bertahan lama. 

Tips Menjaga Kebersihan Timbangan Digital 

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa yang namanya barang elektronik itu harus dirawat dengan baik dan benar, begitu pun dengan timbangan digital. Maka dari itu, para pengguna diharuskan untuk mengecek lagi setiap kali selesai digunakan. Disamping itu, bagian dan menimbang harus dibersihkan dengan menggunakan sikat, kain halus, atau tisu dengan membersihkan timbangannya secara keseluruhan. Sebelum dibersihkan, pastikan dulu bahwa timbangan digital ini sudah dalam keadaan off alias tidak menyala. 

Setelah itu bagian piringan (pan) timbangan bisa diangkat dan seluruh timbangannya dapat dibersihkan dengan menggunakan pembersih seperti deterjen yang lunak, campurkan dengan air dan alcohol. Jika sudah dibersihkan, silahkan hidupkan kembali timbangan tersebut dan setelah dipanaskan, cek lagi dengan menggunakan anak timbangan.  

Prosedur Yang Harus Diketahui Dalam Menggunakan Timbangan Digital Sebelum dan Setelah Penimbangan: 

1. Kondisi timbangan digital harus siap dipakai 
2. Timbangan digital harus bersih, terlebih di bagian piringannya (pan) 
3. Anak timbangan harus dalam keadaan lengkap 
4. Persiapan pendahuluan terhadap alat bantu penimbangan 
5. Pemeriksaan kedataran timbangan dan keseimbangan neraca  
6. Melaporkan hasil penimbangan 
7. Mengembalikan neraca pada keadaan awal 

Proses Pengukuran Menimbang Dengan Timbangan Digital 
1. Pastikan bahwa timbangan sudah dalam kondisi menyala 
2. Pastikan timbangannya menunjukkan angka “nol” (jika tidak perlu dikoreksi) 
3. Letakkan benda yang masannya akan di ukur pada piringan tempat benda 
4. Baca skala yang tercantum pada display digital sesuai skala satuan timbangan tersebut
5. Untuk pengukuran yang sensitivitasnya tinggi perlu menunggu waktu 30 menit, karena hanya bisa digunakan pada batas temperature yang ditetapkan saja. 

Langkah Kinerja Penimbangan Dengan Timbangan Digital Yang Meliputi:

1. Persiapan alat bantu penimbangan untuk menimbang zat pada diperlukan:

- Kaca arloji yang kering dan bersih, dipakai untuk menampung kelebihan zat yang akan ditimbang, karena kelebihan zat tidak boleh dikembalikan lagi ke botol zat.
- Sendok (biasanya menggunakan sendok plastik).
- Kertas isap yang berfungsi untuk memegang tempat menimbang pada saat mengeluarkan alat timbang ke dalam neraca.
- Botol timbang yang difungsikan untuk tempat penimbangan.
- Zat yang akan ditimbang dan setelah penimbangan selesai, maka botol zat harus dikembalikan lagi pada tempatnya.

2. Pemeriksaan Pendahuluan Terhadap Timbangan Digital terdiri dari:

- Pemeriksaan kebersihan neraca, terlebih pada bagian piring-piring (pan) timbangan bisa dibersihkan dengan menggunakan sapu-sapu yang ada di dalam timbangan.
- Pemeriksaan keseimbangan neraca yang dilakukan dengan membiarkan terlebih dulu pointer bergoyang ke arah kiri dan kanan beberapa kali. Jika goyangan maksimum ke kiri dan kanannya, maka kira-kira sama jauh neraca dalam keadaan setimbang.

3. Cara Menggunakan Neraca Analitis

- Nol-kan terlebih dulu neraca tersebut
- Letakan zat yang akan ditimbang pada bagian timbangan
- Baca nilai yang tertera pada layar monitor neraca
- Setelah dipakai, nolkan kembali neraca tersebut. 

Rekomendasi Merk Timbangan Digital Yang Terbaik 

 * Camry Electronic – Kitchen Scale

Apabila kamu ingin menimbang bahan-bahan makanan yang tidak terlalu detail, maka merk timbangan yang satu ini sangat direkomendasikan. Pasalnya, Camry Electronic ini memiliki tingkat akurasi 1 gram. Produk tersebut tampil dengan bodi minimalis yang terbuat dari material tempered glass mika plastik, sehingga membuatnya tidak mudah pecah. Adapun mengenai kepala timbangannya yang berbentuk mangkuk, sehingga dapat memudahkan kamu dalam menimbang bahan cair maupun bahan padat lainnya. Untuk harganya, Camry Electronic ini dibanderol sekitar Rp 125 ribuan.  

* Heles Electronic – Kitchen Scale HL 4350 

Produk yang kedua ini mempunyai empat satuan berat, yakni kg, pon, ons, dan gram. Bukan hanya itu, Heles Electronic ini juga terbuat dari bahan material stainless steel antikarat, yang dijamin kuat dan tahan lama. Menurut informasi yang didapat, Heles Electronic ini dijual dengan harga Rp 154 ribuan. 

* Electronic Kitchen Scale SF-400 

Merk timbangan digital terbaik berikutnya yang direkomendasikan untuk kamu, yakni Electronic Kitchen Scale SF-400. Meskipun harganya jauh lebih murah daripada merk yang diatas tadi, namun SF-400 ini juga tidak kalah berkualitas lho. Mengenai harga, Electronic Kitchen Scale SF-400 ini hanya dibanderol Rp 24 ribuan saja.