Senin, 07 Juni 2021

Wajib Coba Wisata Kuliner Ini Saat Menginap di Hotel Dekat Malioboro!

Focus Reza - Kamu sedang liburan dan staycation di hotel dekat Malioboro Yogyakarta? Sedang mencari tempat makan yang khas buat wisata kuliner? Jogja atau Yogyakarta memang terkenal begitu membumi dan menjunjung adat budaya nya. Tak terkecuali dalam hal kuliner yang banyak digemari oleh para pelancong.

Saat berkeliling di jalanan Jogja, kamu bakal menjumpai begitu banyak penjual jajanan ringan hingga makanan berat yang unik. Pastinya, akan sangat disayangkan kalau kamu melewatkan unik dan khasnya kuliner di Jogja ini. Lantas di mana saja sih wisata kuliner yang layak buat dicoba?  

 

Hotel dekat Malioboro

Rekomendasi Wisata Kuliner Saat Menginap di Hotel Dekat Malioboro 

Saat melakukan staycation dan menginap di hotel murah Jogja, tentu saja kamu wajib buat mencoba olahan kuliner di sini. Beberapa diantara menu dan lokasi kuliner tersebut, diantaranya adalah sebagai berikut. 

1. Gudeg Pawon  

Wisata kuliner di Jogja yang pertama adalah Gudeg Pawon yang lokasinya ada di Jalan Janturan 36 - 38, Warungboto, Yogyakarta. Menu Gudeg memang menjadi salah satu andalan kuliner khas Jogja. Nikmati gudeg dengan cita rasa manis yang pas, serta daging ayam yang sangat empuk. Di sini, kamu bakal dilayani secara langsung dari pawon atau dapur.  

2. Mie Ayam Bu Tumini 

Kamu pecinta olahan mie? Ketika berkunjung ke Jogja, cobalah untuk mencicipi nikmatnya Mie Ayam Bu Tumini. Mie ayam di sini hadir dengan kuah berwarna coklat yang berbeda dari kebanyakan. Ada juga tambahan lauk ayam dan ceker yang bisa kamu pesan.  

3. Angkringan Lik Man 

Angkringan merupakan tempat makan dan nongkrong yang identik dengan kota Yogyakarta. Angkringan Lik Man ini punya konsep yang dulunya disebut dengan nama ‘ting ting hik’. Lokasinya sendiri berada di samping atau sisi utara stasiun kereta Tugu, tak jauh dari Malioboro. 

4. Wedang Sereh Hingga Sate Lilit 

House of Raminten menjadi salah satu tempat wisata kuliner paling populer di Jogja. Penyajian dan pelayanan disini sangatlah elegan dan berkelas. Lokasinya berada di daerah Kota Baru, Yogyakarta yang menghadirkan menu-menu tradisional. Contohnya saja seperti wedang sereh, tahu bola, cunduk, brongkos, nasi kucing hingga sate lilit. 

5. Soto Bathok Mbah Katro 

Soto Bathok Mbah Katro adalah tempat wisata kuliner tradisional yang berkonsep natural dengan adanya saung bambu dan juga lesehan. Nikmati sensasi menyantap makanan di pinggir sawah dengan menggunakan batok kelapa.  

6. Brongkos 

Brongkos adalah jenis makanan yang mirip dengan rawon. Hanya saja, kuah yang digunakan mengandung santan dengan tekstur yang lebih kental. Isi dari brongkos sendiri adalah tetelan sapi atau koyor, serta ada juga brongkos tahu, tempe, dan telur.  

7. Oseng-oseng Mercon Bu Narti 

Pecinta kuliner peda, wajib buat mencoba menu Oseng-oseng Mercon di tempat makan Bu Narti. Menu disajikan dengan nasi putih dan olahan oseng-oseng yang super pedas. Oseng-oseng ini berisi kikil, gajih atau lemak, kulit, serta tulang muda. 

Rekomendasi Hotel Dekat Malioboro di POP! Hotels - Yogyakarta 

Bagi kamu yang tengah berwisata kuliner dan staycation di Jogja, tentu disarankan mencari tempat penginapan. Akan sangat sayang, bila kamu hanya menghabiskan 1 hari saja untuk berkeliling Jogja.
Maka dari itu, disarankan agar kamu pilih hotel yang strategis dengan lokasi wisata dan tempat kuliner. Kamu bisa menginap di POP! Hotel Malioboro Jalan Gandekan Lor, No. 92, Yogyakarta, 55272.  

Tentu saja, lokasi hotel ini sangat strategis karena berada di pusat distrik Malioboro yang menjadi ikon kota Jogja. POP! Hotels - Yogyakarta ini menjadi salah satu yang menawarkan harga terjangkau dengan kualitas mewah. Hotel dekat Malioboro hadir sangat trendy dengan konsep berwarna-warni dan ramah lingkungan.  

Fasilitas yang memadai akan kamu dapatkan, termasuk adanya WiFi gratis, brankas, dan juga TV LCD 29 inch lengkap dengan saluran kabel. Tersedia juga meja resepsionis, fasilitas keamanan hingga 24 jam, perawatan tempat tidur, serta meeting room Jogja.  

Selain di Malioboro, kamu juga bisa memilih hotel di POP! Hotel Sangaji dan POP! Hotel Timoho. Bagaimana? Lokasinya sangat strategis bukan buat kamu yang ingin jalan-jalan dan jelajah kuliner di Jogja?

Senin, 27 Januari 2020

Paket Wisata Pulau Tidung, Keindahan Sempurna di Utara Jawa

Focus Reza - Apakah Anda pernah mendengar tentang Pulau Tidung? Nah, Pulau Tidung adalah salah satu pulau yang terdapat di gugusan Kepulauan Seribu yang ada di utara Jakarta. Pulau ini menjadi salah satu destinasi wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi bersama keluarga. Bahkan, ada cukup banyak paket wisata Pulau Tidung yang bisa dipilih. 

Adanya paket wisata ke Pulau Tidung tentu merupakan bukti betapa destinasi wisata ini sangat menarik dan sudah dikenal oleh masyarakat secara luas. Namun, jika Anda masih awam dengan lokasi wisata ini, kita akan membahas tentang apa saja destinasi wisata yang menarik di Pulau Tidung ini yang tentu bisa Anda masukkan dalam paket wisata. 

Paket Wisata Pulau Tidung

Beragam Spot Wisata Menarik di Pulau Tidung 

Pulau Tidung menyimpan cukup banyak spot wisata menarik yang tentu begitu menghibur untuk liburan bersama keluarga. Tentu, dengan adanya banyak spot wisata tersebut berlibur akan terasa lebih menyenangkan dan membahagiakan. 

Adapun beberapa spot wisata yang bisa dikunjungi di Pulau Tidung adalah sebagai berikut: 

1. Pulau Tidung Kecil 

Sebenarnya, wisata Pulau Tidung ini dibagi menjadi dua wilayah, yaitu Pulau Tidung Besar dan Pulau Tidung Kecil. Nah, Pulau Tidung Kecil adalah salah satu spot wisata yang sangat menarik di sini. Pulau ini, seperti namanya, memang tidak terlalu besar dan bahkan tidak ada penghuni. Namun, tentu saja pulau kecil ini menyimpan keindahan yang sangat memukau. 

Di Pulau Tidung Kecil ada lahan konservasi mangrove yang cukup lebat dan besar. Dengan lahan ini, ada mangrove menghijau yang tentu akan memberikan kesejukan untuk siapa saja yang datang. Tidak hanya itu, di pulau ini ada beberapa lahan yang bisa dimanfaatkan untuk berkemah bagi wisatawan yang datang. 

2. Jembatan Cinta 

Di Pulau Tidung, ada jembatan unik bernama Jembatan Cinta yang menjadi destinasi wisata unik untuk dikunjungi. Jembatan ini memiliki panjang sekitar 700 meter dan berada di tengah lautan yang membelah dua pulau. Nah, wisatawan bisa berjalan-jalan menyeberang ke jembatan ini. 

Nama Jembatan Cinta berasal dari mitos yang berkembang di masyarakat. Ada mitos mengatakan bahwa pasangan yang menyeberang ke jembatan ini akan terpelihara cintanya hingga lanjut usia. Namun, tentu saja Anda boleh tidak percaya dengan hal itu. Hal yang pasti adalah jembatan ini bisa menjadi spot menarik untuk menikmati lautan lepas Pulau Tidung. 

3. Pantai Saung Perawan 

Pulau Tidung memiliki pantai yang sangat indah untuk dikunjungi. Salah satu pantai indah di Pulau Tidung yang bisa dijadikan destinasi wisata utama adalah Pantai Saung Perawan. Ini adalah salah satu pantai yang begitu eksotis dengan pasir putih yang panjang dan pepohonan yang cukup rindang. 

Tidak hanya itu, salah satu destinasiwisata Pulau Tidung ini menyediakan beragam wahana permainan yang begitu menantang. Setiap pengunjung bisa merasakan sensasi beragam wahana permainan laut seperti jet ski, banana boat, donut boat dan lainnya. 

4. Pulau Payung 

Pergi ke Pulau Tidung tidak lengkap rasanya jika tidak mampir ke Pulau Payung. Pulau ini memang terletak di luar batas Pulau Tidung, namun tidak terlalu jauh. Untuk Anda yang ingin merasakan sensasi liburan private, berkunjung ke tempat ini tentu sangat menarik. Pulau Payung cukup sepi dan banyak lahan kosong yang bisa digunakan untuk berkemah. 

Beberapa poin di atas adalah spot wisata istimewa yang ada di Pulau Tidung. Tentu, Pulau Tidung masih memiliki keindahan lain yang bisa Anda nikmati. Cobalah untuk melihat paket wisata Pulau Tidung murah di dinotraveling.com dan Anda pasti akan menemukan paket wisata menyenangkan untuk menu liburan Anda!

Rabu, 22 Januari 2020

Paket Wisata Pulau Pari Murah Dengan Fasilitas yang Lengkap

Focus Reza - Kepulauan Seribu merupakan salah satu destinasi wisata yang paling sering dikunjungi oleh wisatawan mulai dari wisatawan lokal hingga mancanegara. Salah satu pulau dari Kepulauan Seribu yang sukses menarik para wisatawan untuk berkunjung yaitu Pulau Pari baik itu kunjungan sendiri bersama teman-teman atau keluarga ataupun menggunakan paket wisata Pulau Pari yang disediakan.  

paket wisata Pulau Pari

Salah satu ciri khas yang dimiliki Pulau Pari yaitu hamparan pasirnya yang berwarna putih dan lingkungan alam yang indah, asri, dan bersih sehingga anda pastinya tidak akan menyesal berwisata ke Pulau Pari. Hamparan pasir putih yang luas dan keindahan alam yang disuguhkan menjadikan Pulau Pari menjadi pantai favorit bagi wisatawan yang pernah berkunjung. 

Tidak salah jika Pantai Pari menjadi ikon wisata di Kepulauan Seribu karena pemandangan alamnya yang sukses memikat hati siapa saja yang datang berkunjung. Luasnya Pantai Pari akan membuat anda tidak akan ada habisnya berkeliling bahkan di dalam Pantai Pari juga terdapat Pantai Bintang dan Pantai Kresek, bayangkan seberapa keren Pulau Pari ini. 

Pulau Pari juga tidak kalah dengan Pulau Tidung yang juga merupakan salah satu pulau di Kepulauan Seribu, Pulau Harapan, dan Pulau Pramuka yang juga sering dikunjungi banyak wisatawan. Pulau Pari akan menyuguhkan keindahan yang akan membuat hati lebih tenang dan nyaman, jauh dari padatnya perkotaan. 

Mengunjungi Kepulauan Seribu tidak jauh dari aktivitas snorkeling pasalnya Kepulauan Seribu memiliki banyak spot yang dapat dijadikan sebagai tempat snorkeling dengan pemandangan bawah laut mulai dari ikan-ikan dan terumbu karang yang indah. Pulau Pari juga memiliki spot snorkeling yang indah. Bukan hanya itu saja, terdapat banyak aktivitas yang bisa dilakukan seperti bersepeda, menyusuri bibir pantai, dan aktivitas lainnya. 

Tak hanya itu saja, penduduk sekitar juga sangat ramah dan akan mendapat sambutan hangat yang diberikan untuk para wisatawan yang datang berkunjung. Tentu saja penduduk yang ramah dapat menjadi nilai tambah saat berwisata karena dapat berinteraksi dengan lebih mudah dan pastinya akan membuat betah saat berwisata. 

Pulau Pari sangat mudah dijangkau dari Jakarta yang hanya membutuhkan waktu sekitar 1-2 jam membuat banyak yang tidak ragu untuk berkunjung ke Pantai Pari untuk menikmati keindahan alam yang membuat hati lebih tenang dan damai.  

Paket Wisata Pulau Pari Murah di Dino Traveling  

Bagi anda yang ingin berlibur ke Pulau Pari bisa menggunakan paket wisata dari Dino Traveling. Dino Traveling menyediakan paket wisata Pulau Pari yang murah dengan fasilitas lengkap dengan pilihan paket 2 hari 1 malam dan 3 hari 2 malam. Anda bisa datang berlibur dengan pasangan ataupun dengan keluarga besar anda. Dino Traveling akan memberikan potongan harga jika semakin ramai.  

Fasilitas yang diberikan seperti transport kapal, penginapan, makan, tour guide, perlengkapan snorkeling, barbeque, berwisata ke pantai lain seperti pantai perawan, bukit matahari, bintang, dan LIPI, camera underwater, banana boat dan masih banyak lagi. Dino Traveling juga telah menyediakan itinerary yang rapi sehingga akan lebih mudah dipahami dan jadwal tersusun rapi.  

Dino Traveling telah menjadi penyedia paket wisata yang telah dipercaya ribuan customer bahkan telah berpengalaman sejak lama sehingga dapat memberikan pengalaman berwisata yang terbaik kepada para customernya. Dino Traveling selalu memberikan pelayanan terbaik dan fasilitas lengkap agar customer akan merasa puas setelah selesai berwisata. Banyaknya pilihan paket wisata Pulau Pari murah yang disediakan dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

Sabtu, 23 November 2019

Meneruskan Liburan Bandung-Medan, kini Medan-Banda Aceh

Focus Reza - Selain punya kerabat di Kota Medan, ada juga beberapa keluarga saya yang tinggal di Banda Aceh. Nah, jadi, perjalanan kami dengan bus pun tidak berhenti sampai di Medan. Setelah beberapa hari istirahat sambil menikmati Kota Medan yang sudah lama tidak saya kunjungi, mungkin sudah 5 tahun kali ya! 

liburan medan-banda aceh

Nah, dari Terminal Terpadu Amplas Kota Medan, saya pun naik bus yang sama, yakni bus Putra Pelangi. Ya, habisnya mau gimana lagi? Busnya sudah terlanjur nyaman dan jadi favorit kami. 

Perjalanan ke Banda Aceh sebenarnya tidaklah terlalu lama. Tentunya tidak selama perjalanan kami dari Bandung, yang memakan waktu sampai 2 hari penuh. Medan – Banda Aceh bisa ditempuh hanya dalam waktu 7-10 jam saja, tergantung dari kondisi cuaca dan juga kemacetan dalam perjalanan. Tapi kan ini bukan Pulau Jawa yang padat penduduk dan juga bukan musim mudik. Jadi, kami yakin perjalanan ini akan menempuh waktu tercepat, yakni 7 jam. 

Nah, kami berangkat dari Medan pukul 7 pagi. Entah kenapa, saya memang lebih suka melakukan segalanya di pagi hari, karena masih fresh. Setelah sebelumnya saya bersama istri, kali ini saya membawa rombongan yang lebih banyak lagi. 

Ibu, bapak, kakak, dan adik saya pun ikut serta dala perjalanan kali ini. Mereka sendiri sebenarnya belum pernah naik Putra Pelangi, dan bersikeras ingin naik kendaraan pribadi saja. Namun, saya justru khawatir kalau naik mobil pribadi, karena saya tidak bisa mengemudi dan ayah saya sepertinya sudah terlalu tua untuk perjalanan jarak jauh. 

Jadi, saya pun memutuskan bahwa kami semua harus naik bus. Dan karena saya baru saja naik bus yang saya rasa begitu nyaman, maka saya memutuskan untuk naik bus yang sama, yakni Putra Pelangi, seperti yang sudah saya ceritakan tadi. 

liburan medan-banda aceh

Berangkat jam 7 tepat, kami pun mulai perlahan meninggalkan Kota Medan. Dalam perjalanan, saya baru ingat bahwa ibu saya adalah orang yang tidak bisa naik bus, karena dia pasti bakal mual dan muntah-muntah. 

Waduh, pikir saya. Gimana ya? Bisa repot dong. Selama perjalanan pun saya memperhatikan ibu saya. Sesekali dia minta minum teh hangat yang kami bawa dalam termos. Tapi ternyata ibu saya tidak mengeluhkan mual yang parah. Memang, dia bilang kepalanya sedikit pusing, tapi katanya itu biasa. Karena ketika naik mobil pun dia merasakan pusing yang sama. 

Bus pun tetap meluncur ke utara menuju Banda Aceh. Dalam perjalanan ini kami berhenti sekali di sebuah restoran padang yang cukup besar. Karena tempat makannya bersih dan menunya beragam, saya pun sampai lupa diri dan makan cukup banyak, ditambah dengan kerinduan saya dengan masakan padang asli, agak sulit lho nemu masakan padang yang rasanya seperti ini di perantauan. 

Kenapa saya suka masakan padang? Ya, karena masakan padang memang sudah menjamur dan seakan menjadi khas dari Sumatera itu sendiri. Saya sendiri suka dengan masakan khas Batak, tapi masakan khas daerah saya lebih cocok untuk dimakan dalam acara tertentu karena bumbunya kuat sekali, jadi kalau untuk kebutuhan makan sehari-hari, saya lebih suka makanan padang. 

Nah, setelah makan, seperti yang bisa saya duga, saya kekenyangan. Ditambah dengan bus yang super nyaman, saya pun ketiduran. Saya hanya sesekali bangun dan memperhatikan keluarga saya yang lainnya, ternyata mereka pun sama, ketiduran. 

Sekitar jam 2 siang, saya terbangun dan melihat sekitar, saya sendiri tidak hafal seperti apa Banda Aceh. Tapi sepertinya sih sudah masuk Kota Banda Aceh karena aktivitas warganya mulai terlihat lebih padat dan jalannya lebih besar. 

Benar saja, tak lama kemudian masuklah kami ke Terminal Bus Batoh, yakni terminal di Kota Banda Aceh. Terminal yang besar ini mampu menampung banyak sekali bus. Dan saya, seperti biasa, sudah menghubungi saudara di Banda Aceh agar menjemput kami. Perjalanan pun terbilang tepat waktu, yakni dari jam 7 pagi hingga 2.30 sore. Ya, terlambat 30 menit itu kan wajar, namanya juga perjalanan jauh.

Minggu, 25 Agustus 2019

Pengalaman Wisata Heritage Seharian di Semarang

Focus Reza - Beberapa waktu lalu saya mendapat kesempatan berkunjung ke Semarang untuk urusan pekerjaan. Karena sudah lama tidak liburan saya coba cari tahu informasi wisata di Semarang. Ternyata Semarang memiliki banyak wisata heritage yang cukup menarik bagi saya. Akhirnya saya coba mengajak rekan kerja saya dan ia juga tertarik untuk mengekplor Semarang.  

Singkat cerita, setelah urusan pekerjaan selesai, saya mulai mempersiapkan segala kebutuhan, termasuk kendaraan. Berhubung tidak membawa kendaraan pribadi, Saya memutuskan untuk menyewa mobil melalui Traveloka. Caranya cukup mudah, tinggal cek harga sewa mobil di kota yang kamu tuju, pilih kendaraan kemudian tentukan lokasi penjemputan.

cek harga sewa mobil di kota yang kamu tuju

Lawang Sewu 

Destinasi pertama yang saya pilih adalah Lawang Sewu, karena paling dekat dengan hotel tempat saya menginap saat ini. Lawang Sewu merupakan wisata heritage yang paling terkenal di Semarang. Bagi beberapa orang mungkin destinasi wisata ini kurang begitu menarik karena tidak ada banyak hal yang bisa dilihat, kecuali berbagai lokomotif dan gerbong kereta api tua. 

Meskipun demikian, melihat arsitektur klasik yang sarat akan sejarah ditambah berbagai cerita mistis yang beredar memberikan daya tarik tersendiri bagi saya. Saya juga menyempatkan diri melihat bekas penjara bawah tanah yang ada di bawah bangunan ini.  

Banyak hal yang bisa saya dapat dari kunjungan ke tempat ini, terutama tentang sejarah bangunan dan perkembangan kereta api di Indonesia serta beberapa foto untuk mengisi feed Instagram. Terlepas dari kesan mistisnya, tempat ini punya cukup banyak spot foto yang bagus, loh. Bahkan saya melihat ada orang yang sedang melakukan foto pre-wed di sana. 

Kelenteng Sam Poo Kong 

Dari Lawang Sewu saya berpindah ke Klenteng Sam Poo Kong. Tempat ini dulunya adalah persinggahan dan pendaratan pertama seorang Laksamana Tiongkok, Zheng He/Cheng Ho, yang kini dijadikan tempat peringatan dan tempat pemujaan atau bersembahyang serta berziarah. 

Hal pertama yang membuat saya tertarik adalah arsitektur khas negeri bambu dengan aksen warna merah yang dominan. Kita hanya diperbolehkan melihat-lihat atau berfoto dari area luar kelenteng, hal tersebut dimaksudkan agar tidak mengganggu umat yang sedang berdoa di dalam kelenteng. 

Berbeda dengan ketika di Lawang Sewu, tidak banyak informasi sejarah yang bisa saya dapat. Namun sebagai gantinya saya mendapatkan banyak foto dengan latar belakang yang epic. Tak heran banyak orang yang berkunjung ke sini hanya untuk sekedar mengabadikan momen. Pihak Kelenteng juga menyediakan jasa penyewaan pakaian khas China untuk keperluan foto. 

Mesjid Agung Jawa Tengah 

Tidak terlalu lama menghabiskan waktu di Klenteng Sam Poo Kong, saya melanjutkan perjalanan ke Masjid Agung Jawa Tengah. Setelah selesai menunaikan salat asar, saya bekeliling sebentar untuk melihat-lihat area masjid yang sangat megah ini.  

Arsitektur masjid ini cukup unik menurut saya, satu bangunan berbentuk persegi yang dihimpit dua bangunan berbentuk persegi panjang dan ditengahnya terdapat ruangan terbuka yang memiliki payung raksasa yang akan dibuka ketika hujan. Berdasarkan Penelusuran saya di Google, masjid ini memiliki gaya arsitektur perpaduan antara Jawa dan Yunani. 

Susan Spa and Resort 

Setelah lelah berkeliling kota Semarang akhirnya saya memutuskan untuk menuju Susan Spa and Resort yang sudah saya pesan melalui Traveloka. Alasan saya memilih penginapan ini karena memiliki banyak spot foto instagramable, mulai dari pemandangan kota Semarang, gunung Ungaran hingga kapel atau gereja kecil dengan desain dinding kaca yang keren.  

Setelah selesai membersihkan badan, saya keluar penginapan untuk mencicipi sate kelinci yang terkenal Bandungan. Sudah puas menikmati lembutnya daging kelinci, saya pun kembali ke penginapan dan membeli beberapa jagung bakar. Sepanjang jalan menuju penginapan memang banyak sekali yang menjual sate kelinci dan jagung bakar. 

Bermodal segelas kopi panas dan jagung bakar saya bersantai sambil menikmati hamparan lampu kota Semarang. Sayangnya cuaca malam itu kurang mendukung, jadi saya tidak dapat melihat bintang yang jadi daya tarik penginapan ini. Setelah puas menikmati pemandangan malam kota Semarang, saya pun kembali ke kamar untuk istirahat dan persiapan pulang besok. 

Itulah pengalaman wisata heritage singkat saya di Semarang. Bagi saya itu merupakan pengalaman yang menarik, meskipun ada sedikit kekecewaan karena tidak sempat mengunjungi Candi Gedong Songo karena waktu yang terbatas. Mungkin lain waktu saya akan kembali lagi ke kota ini dan mengunjungi tempat wisata heritage lainnya yang belum sempat saya datangi.

Rabu, 24 Juli 2019

Serunya Perjalanan Surabaya Semarang Naik Kereta Booking di Traveloka

Focus Reza - Surabaya Semarang, jarak yang harus ditempuh cukup jauh. Melelahkan rasanya bila harus ke Semarang dari Surabaya bila menggunakan bus. Sebab, selama di dalam bus nantinya pasti saya hanya bisa duduk saja. Oleh sebab itu saya lebih memilih melakukan perjalanan Surabaya Semarang naik kereta booking di Traveloka saja. 

Surabaya Semarang naik kereta booking di Traveloka

Gunakan Kereta Api Eksekutif KA Argo Anggrek 

Meski masih tergolong baru, namun kereta api eksekutif KA Argo Anggrek sepertinya sudah menjadi primadona sebagai sarana transportasi yang menghubungkan Surabaya dan Semarang. Itu terbukti sejak saya sampai di Stasiun Pasar Turi. Sudah ramai orang yang masuk ke dalam gerbong dan masih ada yang mengantri di luar. 

Tenang saja, ini tak seperti yang Anda bayangkan. Antrian di sini sangat disipilin dan tidak ada yang berdesak-desakan. Ini jauh berbeda dengan kesan suram perkeretaapian Indonesia beberapa tahun lalu. Dari Stasiun Turi, kereta yang membawa saya ke Semarang berangkat jam 08.30 WIB. 

Selama perjalanan, saya mendapatkan berbagai fasilitas yang sangat nyaman dan membuat waktu yang dihabiskan di dalam kereta tak terasa. Anda bisa menikmati fasilitas seperti kursi yang nyaman, penerangan yang baik, toilet yang selalu bersih dan sarana hiburan berupa televisi.  

Bahkan, Anda juga bisa memesan makanan dan minuman sesuai dengan menu yang tersedia. Kerennya, daftar menu disimpan di saku penumpang depan, mirip dengan yang ada di pesawat, kan? Anda bisa memesan makanan langsung saat masuk atau sebelum berangkat agar bisa memilih makanan sesuai selera. 

Kalau saya sih, tak pernah khawatir soal makanan yang disediakan. Sebab, saya selalu membawa makanan sendiri dari rumah! Hitung-hitung penghematan, sih. Saya ini termasuk orang yang cepat bosan menghabiskan waktu di satu tempat cukup lama. Termasuk selama di perjalanan. Oleh sebab itu saya ogah naik bis. 

Nah, asiknya di kereta Anggrek ini, Anda bisa bersantai di kereta restorasi yang didesain mirip dengan mini bar. Anda bisa menemukan kenyamanan yang luar biasa di sini. Jangan takut kehabisan baterai ponsel, sebab di setiap tempat dudukan yang tersedia, ada colokan listrik. 

Oleh karena saya hanya ke Semarang yang artinya waktu yang harus saya tempuh tak begitu lama, saya tak mendapatkan fasilitas ‘tidur’. Sedangkan bila Anda melakukan perjalanan lebih jauh dan mengambil waktu keberangkatan malam, Anda bisa mendapatkan fasilitas berupa bantal dan selimut. Jangan lupa, pendingin ruangan yang super dingin! 

Sampai dengan Cepat 

Ke Surabaya Semarang naik kereta booking di Traveloka memang sangat menyenangkan kalau fasilitas yang diberikan super nyaman seperti ini. Waktu yang dihabiskan di dalam kereta pun tak terasa. Sadar-sadar, sudah sampai di Semarang. Berangkat jam 08.00 WIB, saya tiba di Semarang tepatnya di Stasiun Semarang Tawang pada pukul 11.30 WIB. 

Itu waktu yang terbilang cukup cepat untuk perjalanan Surabaya Semarang. Meski saya tidak membuka jendela selama perjalanan, namun berada di dalam keretanya cukup menyenangkan karena fasilitas yang lengkap dan ada sarana hiburannya. Apalagi, Anda bisa memilih kelas mana yang diinginkan dan sesuai dengan kantong tentunya. 

Kalau tertarik untuk pergi ke suatu kota pakai kereta api, Anda bisa pesan saja di Traveloka. Saya melakukan perjalanan Surabaya Semarang naik kereta booking di Traveloka dengan senang dan tanpa beban sebab proses pemesanan yang mudah.  Apalagi, harganya juga cukup terjangkau. Anda tentunya juga bisa mendapatkan fasilitas yang sama dari Traveloka.